Mahasiswa Juga Masyarakat


Third day

Jauh dimasa lalu tepatnya sekitar 8 hari yang lalu. Hiduplah alarm pagi yang disetel pukul 04.00 dini hari dengan harapan bisa siap-siap lebih awal, nyatanya alarm yang berhasil terdengar tetaplah suara papa "dek bangun dek, adek gak kuliah kah" beruntung itu masih pukul 04.15 dan akhirnya mengingat kegiatan LKMM hari ini harus datang pukul 06.00 artinya sudah berangkat 05.30 wedeew mau gak mau harus gesit, gak bakal sempat ngelus-ngelus kucing, ngaca pas baru bangun, gak sempat leha-leha, langsung mandi. Kadang yang buat lama itu nunggu masakan jadi. Tapi bersyukur masih ada yang masakin hehe.


Jadilah diri ini ready dan on the way ke kampus tercinta. Jujur, tiap kali berangkat aku selalu ngerasa udah ditunggu-tunggu gitu hehe. Habis tiap datang ada aja yang menanti ditiap sisi jalan. Kan geer.


Oke kali ini kami gak telat. Kami baris, diberi pengarahan tentang kegiatan LKMM hari ini, pengecekan barang bawaan baik kelompok atau individu, dan finally perlengkapan kami gak ada yang kurang.


Nah ternyata kegiatan kali ini bertema 'Mahasiswa juga Masyarakat' jujur aku baru tau pas diakhir acara. Maksud kegiatan mahasiswa juga masyarakat yang kurasakan adalah kegiatan di mana kita sebagai mahasiswa juga harus berpikir dan bersikap pada kampus atau lingkungan sekitar sebagaimana masyarakat bersikap terhadap lingkungan tempat ia tinggal. Seperti hal paling sederhana yaitu menjaga kebersihan.


Dikegiatan kali ini mahasiswa dituntut jiwa sosial serta jiwa cinta  lingkungan dengan turun langsung ke lokasi di mana menurut survei daerah tersebut tergolong daerah yang tingkat kebersihannya paling rendah. Lokasi itu sekitar 6,3 km dari Fakultas Teknik Universitaa Banjarrbaru.


Setelah setiap rombongan sampai dilokasi masing-masing, kami kelompok 9 juga membagi beberapa orang ke beberapa titik. Kebetulan kami berlima kebagian di pekarangan depan rumah penduduk. First impression aku waktu melihat kondisi di situ benar-benar di luar dugaan. Bungkus makanan ringan ada di mana-mana bahkan barang yang rusak juga berserakan. Untungnya aku tergolong orang yang rajin pas ada kaka bem, otomatis ku sikat bersih deh itu halaman depan. Haduh haduh mau ngejangkau sampah2 yang ada dibawah rumah (rumah panggung) itu rasanya gak bakal selesai dalam sehari. Akhirnya kami bersihkan sampah yang terlihat mata aja.


Karena kami berlima kebetulan pada suka bersih-bersih (eh ini jujur) setelah satu titik bersih, kami geser ketitik lainnya sampai rasa nya satu kampung cuma kami yang bersihin :) canda deng. Pokonya selesai deh urusan nyapu-nyapu.

Akhirnya kami semua berkumpul lagi eh ternyata barang-barang bawaan semula banyak yang belum kembali. Alhasil kakak bem bantui ketua kelompok buat nyari, tau deh gimana urusannya pokoknya sepatu boot ku harus ada.

Untung semua sudah beres, kami langsung menuju Fak. Teknik, haduh bukannya langsung pulang kami malah dijemur dilapangan, mana paketu pakai acara tanya arti etika ke semua mahasiswa. Sudah deh kurang inget kejadiannya gimana. Skip aja.


Selesai kami baris dihalaman belakang Fakultas, kami semua dibubarkan. Tapi kelompok aku harus kumpul dulu buat ambil hp dan bagi barang bawaan. Untung ketemu sepatu bootku. Langsung aja deh pulang.


Eh tapi pas diparkiran itu rada bikin greget. Temen yang bawa cangkul sama serok, harusnya naruh barang-barang itu didepan motor. Eh ini malah dipegangin aja, malah helm yang harusnya dipakai, ditaruh didepan motor. Kan ribet bawa cangkul , serok d tangan. Jadinya megang stang cuma tangan kanan. Kalo ada kucing lewat gimana ngerem dadakannya coba. Kalo jatuh kepalanya duluan, entar siapa yang ngajarin aku buat denah. Dasar aneh.

Itu aja kali ya kesan dari kegiatan LKMM-TD 2018 kali ini. Btw kali ini pakai 'aku' karena memang bener-bener mau cerita. Tetap harus pakai kata mutiara ya ditiap akhir cerita?

"Mensyukuri hari ini, mengikhlaskan yang telah berlalu"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

LKMM-TD FAKULTAS TEKNIK ULM 2018

RESUME DEFINISI ARSITEKTUR VERNAKULAR

Nikmatnya Bersyukur